Krisis pada tahun 1998 yang menimpa Indonesia sungguh mengerikan...................
Semua akibatnya tak dapat dilupakan sampai sekarang. Banyak orang tak berdosa meninggal, gadis diperkosa dan menjadi gila. Soal "gila" , saya teringat kisah Termehek-mehek beberapa minggu lalu.
Kisah Olivia Tan
Gadis yang malang, ditinggal orangtuanya meninggal saat kerusuhan 1998 lalu. Dia tak dapat menerima keadaannya, lalu menjadi gila dan tinggal di RSJ Grogol.
Ehhmmm, memang hal tersebut tidak perlu disesali. Semua sudah berlalu.......
Namun saat ini, kita (jika Anda yang membaca memang berada di waktu yang sama dengan saya) kembali berhadapan dengan krisis yang menurut saya lebih besar dari yang terdahulu. Buktinya sudah banyak perusahaan yang gulung tikar dan negara adikuasa AS pun sedang krisis.
Saat ini, biarpun belum terdeteksi, pengangguran semakin banyak, penyeleksian alami dimulai.
Yang kuat yang bertahan, yang pintar yang hidup....
Orang mencoba adu pintar dengan cara apapun. Halal bahkan haram. Penipuan , korupsi. Saya berpikir kedua hal yang saya sebutkan tadi memang pantas disebut "pintar". Pelakunya begitu pandai mengakomodasi segalanya(saya tak tahu "segalanya" apa karena saya belum dan saya harap tidak pernah) untuk memperdayai korbannya. I think he/she have a great in skill but not in faith of truth. Do you understand? Renungkan saja ya.
Ya, saat ini sedang terjadi krisis multidimensi.
Semua orang coba menyelamatkan diri agar selamat dari badai krisis yang semakin menghebat sehingga tidak mempedulikan orang lain lagi apalagi Tuhannya.
Huh, ampuni kami Tuhan....
Bukankah semestinya kita berdoa pada Nya agar diberi kekuatan dan hikmah untuk menghadapi krisis.
Saya jadi teringat kesaksian dari seorang CEO Yogya Toserba yang baru masuk setelah kerusuhan 1998 menghantam perusahaannya. Saya juga berpikir hebatkah dia sehingga mau membuktikan dirinya bisa memulihkan Toserba yang hampir bubar itu. Atau dia ingin merasakan jadi CEO? Saya tidak tahu.
Di kelanjutan ceritanya yang singkat namun hebat, ternyata dia membuktikan kekayaan imannya yang dapat membangkitkan YOGYA Toserba dalam waktu yang singkat sekali. If I not wrong,... in 6 month. Yogya Toserba dapat memberi bonus kembali ke karyawan-karyawatinya dalam waktu kurang dari 1 tahun.
HOW RICH HE IS !!!! I'm dreaming I can be like him.
Yes, semua orang tentu ingin seperti CEO tersebut. Menjadi kaya ditengah krisis keterpurukan. Bahkan tidak hanya kaya dalam iman tapi juga dalam materi.
So, I'm not want to talk anymore, just want to say:
ALWAYS STRIVE YOUR LIFE WITH YOUR FAITH AND MIND!
Success 4 u all............
Cheers
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar